Turis China Lakukan Pengerusakan Apartement

Diposting pada

Turis China Lakukan Pengerusakan Apartement

Turis China

VoltechID – Ketika kita pergi keluar negeri menginap di hotel atau penginapan adalah pilihan paling mudah bagi para turis di kala liburan ke tempat tujuan mereka.

Hal yang sama juga dilakukan oleh tiga Turis China saat berlibur ke Jepang selama 5 hari, dari tanggal 5-10 September 2018 lalu.

Namun sangat disayangkan kelakuan mereka memicu kemarahan orang orang di media sosial setelah meninggalkan apartemen penginanan tersebut.

Ini dikarenakan setelah kepergian 3 Turis China tersebut penginapan yang mereka sewa dalam keadaan sangat jorok dan menjijikkan sekali.

Dilansir Volaretechnoid dari NextShark, pemilik penginapan mempublish foto yang menunjukkan keadaan penginapannya seusai disewa tersebut.

Dari gambar diatas bisa kita lihat banyak tumpukan sampah hingga perabotan rumah yang berantakan dan tidak pada tempatnya.

Bukan hanya itu saja, Turis China tersebut juga merusak buku tamu pemilik rumah dengan coretan-coretan acak tidak jelas.

Dengan adanya kejadian ini pun membuat pemilik penginapan menjadi emosi dan marah besar terhadap turis china tersebut.

Pemilik penginapan kemudian menuntut ketiga mahasiswa tersebut untuk membayar dua kali lipat biaya pembersihan, namun ditolak oleh mereka.

Bahkan setelah mereka membuat berantakan tempat orang lain mereka tak menunjukkan rasa penyesalan atas hal tersebut.

Mereka mengemukakan alasannya dan bilang itu bukan kewajiban mereka karena apartemen itu bukan milik mereka.

“Kami membayar uang untuk tempat tinggal, bukan urusan kami untuku membersihkan. Ini bukan rumah kami, kami tidak harus membereskan tempat ini untukmu,” ungkap salah satu turis china tersebut.

Mereka beralasan tak dapat menemukan tempat sampah apartemen pada saat mereka melakukan check-in.

Namun, sang pemilik memajang foto tiga tempat sampah yang telah disediakan dan terletak pada balkon apartemen.

Setelah foto tersebut viral dan memicu amarah netizen, akhirnya ketiga turis ini meminta maaf. “Kami hanya ingin dimaafkan. Mungkin sudah terlambat,” Ujar mereka.

Sang pemilik apartemen mengungkapkan sulit untuk memaafkan kelakukan mereka dan memberikan ceramah ke mereka.

Dia mengatakan bahwa hanya karena kalian membayar biaya pembersihan bukan berarti kalian boleh melakukan hal seenaknya di apartemen.

“Sebagai pemiliki rumah, biasanya saya bersihkan untuk anda. Tetapi itu bukan berarti bahwa kalian dapat merusak tempat ini se enaknya,” ungkap sang pemilik apartemen.

Dan akhirnya ketiga mahasiswi itu bersedia membayar uang penginapan dengan denda ke tuan rumah senilai 6,666 Yen.

Netizen pun setuju dengan apa yang dilakukan kepada pemilik apartemen yang foto kamar apartement nya viral tersebut .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *