Exchanger Bitcoin Mengalami Perampokan

Diposting pada

Exchanger Bitcoin Mengalami Perampokan

Exchanger Bitcoin

VoltechID – Sebuah Perusahaan Exchanger Bitcoin di Jepang baru saja mengalami kejadian yang tidak mengenakan.

Pasalnya mereka mengalami pencurian terhadap Cryptocurrency yang mereka simpan pada database miliki mereka beberapa waktu lalu.

Exchanger Bitcoin tersebut adalah Zaif, kejadian ini bermula pada 14 September server mereka diretas oleh para Cracker.

Kejadian ini berlangsung sekitar 2 jam, dan pihak Zaif baru menyadari hal ini 3 hari kemudian saat mereka mengalami masalah pada Server.

Pihak Zaif pun kemudian melakukan investigasi dan setelah mengetahui mereka kecurian, Pihak Zaif melaporkan masalah ini ke pihak berwajib.

Exchanger Bitcoin

Pihak Zaif melakukan investigasi aset apa saja yang hilang dari mereka dan ternyata mereka kehilangan cukup banyak aset.

Aset tersebut adalah BitcoinBitcoin Cash, Monacoin, kehilangan ini terjadi karena aset mereka terkoneksi dengan Internet.

Kerugian yang ditaksi dari kehilangan aset berharga ini cukup besar, setelah dihitung kerugian mencapai angka $60 Juta atau Rp. 888 Milliar.

Itu merupakan angka aset yang cukup fantastis, terlebih lagi dari $60 Juta tadi $20 Juta adalah milik dari Tech Bureau.

Tech Bureau merupakan Induk Perusahaan dari Zaif, dan saat ini mereka sedang mencari dana untuk mengembalikan aset yang dirampok tersebut.

Dengan adanya kejadian ini, FSA ( Financial Service Agency ) Jepang akan mempengaruhi pandangan mereka terhadap Cryptocurrency ini.

Alasan FSA sendiri juga masuk akal, ini karena bukan hanya terjadi pertama kali, namun sudah berkali kali terjadi di dunia.

Kita bisa melihat dari kisah masa lalu bagaima MT.Gox mengalami kebangkrutan dengan cara yang hampir sama karena kegagalan system.

Kejadian MT.Gox sendiri cukup terkenal pada tahun 2014, pihak MT.Gox mengalami kehilangan seluruh aset mereka.

Sampai saat ini pun para Korban MT.Gox masih belum mendapatkan ganti dari aset yang mereka taruh pada Exchanger Bicoin tersebut.

Kemudian kejadian lainnya adalah Coincheck yang mengalami kerugian hingga $530 Juta pada Awal tahun 2018 lalu.

Dan hal inilah yang menyebabkan FSA Jepang lebih dalam mengawasi Cryptocurrency dan mereka menemukan banyak Exchanger Bitcoin dengan tingkat keamanan rendah.

Exchanger Bitcoin ini kedepannya diminta untuk lebih meningkatan security website mereka agar lebih aman digunakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *