Instagram Sensor Konten Sensitif Dan Eksplisit

Diposting pada

Instagram Sensor Konten Berbahaya Di Platform Mereka

Instagram Sensor
Sensitive Content Instagram

VoltechID РAdam Mosseri Bos Instagram mengatakan bahwa platform mereka akan mengeluarkan update terbaru untuk platform instagram.

Update tersebut berfungsi untuk memberikan sensor kepada foto yang dianggap memperlihatkan menyakiti diri sendiri / self harm.

Update ini rupanya bukan hanya untuk bagian foto saja, melainkan bagian search, hashtag bahkan juga explore akan diberlakukan hal yang sama.

Mosseri mengatakan bahwa pihak mereka mencoba untuk memberi perhatian kepada korban self harm ini di platform mereka.

” Kami mencoba membantu individu yang ingin menceritakan pengalamannya tentang self harm di platform media instagram ” Ujarnya.

” Instagram saat ini mengizinkan konten yang memperlihatkan kontemplasi ataupun juga tentang pengakuan self harm ” Ucap Mosseri.

Hal ini dilakukan untuk dapat membantu orang tersebut memiliki dukungan dan juga support yang mereka perlukan agar bisa keluar dari masalahnya.

Update ini sendiri rupanya tidak total, artinya konten seperti ini akan masih tetap ada namun tidak sebanyak sebelumnya di platform instagram.

instagram sensor ini sebenarnya sangat membantu bagi sebagian user yang tidak ingin melihat konten yang menurut mereka tidak mau dilihat.

Ada sebagian orang juga yang tidak tahan dengan konten tersebut dan memilih untuk tidak melihatnya, jadi fitur ini cukup membantu.

Update fitur ini sebenarnya dikarenakan ada sebuah kasus kematian yang membawa nama dari platform instagram ini.

Kasus tersebut adalah kasus kematian remaja berusia 14 tahun, orang tua si anak menyebut Instagram ini bersalah karena menyajikan konten self harm.

Orang tua anak tersebut menganggap Instagram memberikan dorongan untuk anak mereka supaya melakukan bunuh diri dengan self harm.

Sejak adanya kasus tersebut akhirnya Instagram memikirkan tentang bagaimana cara menghilangkan konten self harm tersebut.

Namun mereka berpikir jika nantinya konten ini dihilangkan total mereka nantinya dianggap tidak manusiawi dan tidak mau menerima perbedaan.

Dengan alasan itulah akhirnya Instagram memberlakukan instagram sensor untuk konten bersifat self harm seperti sekarang ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *